Oct 13 2015

Mengetahui Tingkat Kebugaran Tubuh Pemain Bulu Tangkis

Kebugaran tubuh yang optimal sangat dibutuhkan oleh seorang pemain bulu tangkis, ditambah lagi merangkap sebagai siswa sekolah tertentu. Kesibukan dalam mengola waktu untuk latihan, belajar dan perkembangan sosial si anak memerlukan kondisi tubuh yang ekstra sehingga bisa menyeleseikan semua tugas tersebut dengan baik dan dalam kondisi yang tetap bugar. Dengan tingkat kebugaran yang baik akan mempengaruhi tingkat kesuksesan dalam belajarnya karena dengan kondisi yang bugar dapat membantu tidak hanya kondisi tubuh yang baik, tetapi juga otak yang optimal.

Untuk membantu memperoleh tingkat kebugaran yang baik diperlukan latihan yang teratur, porsi latihan yang sesuai, dan gizi makan yang sesuai dan makan yang seimbang antara aktivitas gerak yang dilakukan dengan waktu istirahat yang digunakan. Seseorang yang mempunyai tingkat kebugaran yang cukup tinggi cenderung mempunyai tingkat ketangkasan yang lebih baik dibandingkan yang lain. Tingkat kemampuan akademis yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak aktif sama sekali dan semangat belajar nya yang cukup tinggi untuk mencapai tang terbaik.

Sebelum mengetahui tingkat kebugaran tubuh, maka seseorang harus tahu apa saja yang termasuk dalam komponen kebugaran tubuh itu sendiri. Dengan mengetahui komponennya diharapkan bisa melakukan berbagai aktivitas gerak yang berkaitan dengan komponen komponen tersebut, salah satunya adalah permainan dan olahraga bulu tangkis. Adapun kebugaran jasmani adalah kecepatan, kekuatan, kelincahan, kelentukan daya tahan, kordinasi serta keseimbangan. Ketujuh komponen tersebut merupakan komponen komponen penting meskipun masih bisa ditambah komponen lain seperti ketepatan kecepatan reaksi dan power. Dari komponen yang ada itu kalau divisualiskan dalam bentuk gambar seperti dibawah ini.

sport

Mengoptimalkan pemerolehan kebugaran tubuh yang baik adalah dengan melakukan aktivitas gerak olahraga dengan memperhatikan hadiah pelaksananaan aktivitas olahraga itu sendiri, misalkan dengan cara melakukan pemanasan terlebih dahulu beberapa menit. Setelah itu maka dapat dilanjutkan dengan melakukan aktivitas inti berupa aktivitas apa saja yang harus dilakukan atau latihan latihan utama yang harus dipraktekan dalam jangka waktu tertentu Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan gerakan pendinginan yang selama tiga sampai lima menit.